Ada berbagai macam sumber penghasilan bagi seseorang yang dikategorikan menjadi 2 klasifikasi besar yaitu penghasilan aktif dan penghasilan pasif. Penghasilan aktif adalah seperti pendapatan dari bekerja sebagai karyawan, dokter, jasa wirausaha dan sebagainya. Penghasilan yang didapat dengan meluangkan waktu secara rutin untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan. Sedangkan penghasilan pasif adalah sumber penghasilan yang tidak mengikat waktu seseorang untuk melakukan pekerjaan tertentu demi memperolehnya. Contohnya seperti, bunga deposito, pendapatan sewa properti, dan bisnis internet (yang mendatangkan passive income, karena bisnis internet pun masih harus digolongkan ke dalam passive income atau active income).
Lantas, mana yang lebih baik ? Sumber penghasilan aktif atau pasif ?
Kalau menurut saya pribadi, sumber penghasilan pasif tentu jauh lebih bagus. Namun mindset pikiran yang ada di masyarakat saat ini adalah bahwa penghasilan aktif selalu lebih besar daripada penghasilan pasif. Padahal pada kenyataannya tidaklah demikian, memang mayoritas seperti itu. Karena penghasilan pasif lebih sering bersifat temporary, tidak terlalu diperhatikan dan dikonsentrasi. Sedangkan penghasilan aktif cenderung bersifat long term, penuh fokus dan perhatian sehingga menjadikannya terlihat sebagai salah satu sumber penghasilan yang baik dibandingkan dengan sumber penghasilan pasif.
Apabila anda adalah orang yang lebih banyak mengandalkan sumber penghasilan aktif, maka anda harus siap-siap menjadi orang yang kehilangan banyak waktu namun aman sepenuhnya dalam hal finansial (selama salary yang anda terima benar-benar cocok dengan biaya hidup anda). Sedangkan seorang yang mengandalkan sumber penghasilan pasif mungkin akan lebih sering tidur tidak nyenyak karena mungkin saja penghasilan bulan ini adalah setengah dari penghasilan bulan lalu, namun orang-orang ini memiliki kebebasan waktu yang baiknya, kebebasan waktu ini bisa diolah lagi untuk mendatangkan sumber penghasilan aktif.
Jadi bagaimana pola income yang benar seharusnya ?
Kalau menurut saya (sekali lagi, ini menurut saya) sebaiknya anda mengejar apa yang namanya penghasilan pasif terlebih dahulu (minimal mencukupi untuk kebutuhan minimal anda – jangan memasukkan pembelian pizza minimal 2x sebulan sebagai daftar kebutuhan minimal
) baru kemudian anda mulai mencari sumber penghasilan aktif. Akan lebih bagus lagi jika sumber penghasilan pasif anda itu hidup, dalam artian dia bisa berkembang dan menghasilkan penghasilan pasif berikutnya. Kalau hal itu terjadi, anda tidak perlu lagi mencari sumber penghasilan aktif dan anda bisa memiliki kebebasan waktu atau yang lebih keren disebut time freedom.
Tunggu artikel-artikel saya berikutnya (atau mungkin sebuah buku, karena saya berencana menulis sebuah buku) tentang bagaimana membangun the kingdom of passive income.

March 18th, 2010
Ganyos
Posted in
Tags: 